Jumat, 25 Maret 2011

Orang Jatuh Cinta sama Dengan Orang Gila

“Ketika kita jatuh cinta, semua zat kimia dalam tubuh , terutama dopamin dan oksitosin dalam otak mengalami fluktuasi dalam darah. Ini yang menjelaskan mengapa ketika seseorang jatuh cinta, ia dapat melakukan apa saja yang dalam situasi normal yang tidak mungkin dilakukan…. Tahukah Anda bahwa jatuh cinta yang membara memiliki fenomena kimiawi yang sama dengan gangguan jiwa bernama Obsesif-Komplusif (OCD)? Monatella Marazitti, prefesor psikiatri dari Universitas Pisa Italia, membandingkan kadar serotonin (zat kimia yang diproduksi otak) pada 24 orang yang sedang jatuh cinta pada enam bulan terakhir dengan para penderita OCD dan orang yang tidak kasmaran atau mengalami OCD. Hasilnya bahwa kadar serotonin pada orang yang jatuh cinta dan pendetita OCD turun hingga 40 persen di bawah normal. Walaupun tidak dikatakan secara eksplisit, tetapi tersimpulkan dari riset ini bahwa orang yang sedang jatuh cinta menjadi sangat irasional dan kehilangan nalar yang kritis, seperti halnya penderita gangguan jiwa.”

“Sayangnya ada sesuatu yang kurang menggembirakan dari gelora cinta membara itu. Perasaan itu tidak berlangsung lama dan cepat hilang. Tidak percaya? Tunggulah paling sedikit satu tahun, maka pacar Anda akan berkata dengan lantang, “makan itu CINTA!” Hati-hati karena jatuh cinta itu berbahaya!”...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar