Kamis, 07 April 2011

Kronologis wahabisme..

Kebesaran dan superioritas kekuatan militer Ottoman di bawah komando Salahudin Al ayubi meraih kemenangan secara gemilang disetiap medan pertempuran perang salib. Yaitu perang antara kekuatan barat kristen yang pada awal dipimpin oleh Frederik II melawan kekuatan islam_Daulat Ustmaniyah atau turki Ustmani yang berlangsung selama ratusan tahun.
Dalam peperangan yang berlangsung sekian lama,dunia barat tidak hampir pernah meraih kemenangan mutlak. Tentu saja hal itu menjadi beban yang sangat berat bukan hanya beban psikologis bangsa Arya yang mempunyai strata gengsi sangat tinggi,bahkan konon ada adagium dikalangan mereka bahwa selain bangsa arya adalah "Monyet". Tetapi perang salib itu menjadi beban biaya yang luar biasa besar nya.Oleh karena itu,peristiwa perang salib memunculkan semacam dendam yang luar biasapula,maka untuk membalas dendam mereka dunia barat menjadi sangat berkepentingan untuk mengetahui dasar dasar sumber kekuatan tentara Islam.
Untuk kepentingan itu Ratu Isabela II sekutu Frederik mengirimkan sejumlah peneliti yang dikemudian hari dikenal sebagai Orientalis. tersebutlah nama nama seperti Golziher,Francis Bacon,Van Der Vlas,Snouck Honggronje dan lain lain,mereka datang ke dunia islam pada awal y mempelajari ilmu pengetahuan dan kebudayaan Islam. Karena pada saat itu dunia Islam menjadi reservoir bagi ilmu pengetahuan dan budaya yang mengalir dari Mesopotamia,Mesir,Yahudi dan Yunani. Tapi yang paling serius mereka mencari akar yang menjadi pangkal kekuatan militer Islam.
hasil kerja keras para peneliti Orientalis itu disampaikan kepada para majikannya dalam bentuk narasi dan rekomendasi yaitu...


LAPORAN NARATIF ORIENTALIS :

1.            Bahwa tentara Islam begitu kuatkarena mereka memiliki kekuatan spiritual yang mat dahsyat dan semangat jihad yang menyala nyala.Itulah yang menjadikan mereka sama sekali tidak takut dalam menghadapi kematian dalam kancah peperangan,semboyan mereka adalah meraih dua kemenangan sekaligus.Berjuang di jalan Allah dan mati syahid
2.            Tentara islam tidak takut mati dalam peperangan karena mereka meyakini jika matipun ,mereka mati sebagai syahid.Dan pasukan islam pun meyakini bahwa bagi orang yang mati syahid kematian adalah gerbang menuju syurga jannatun naim
3.            Mereka berpendirian demikian itu karena berdasarkan penelitian dan pengintaian di siang hari pasukan Saladin berperang tapi di malam hari di barak barak militer islam selalu dipenuhi dengan suara suara berdengung layaknya tawon dan bergemuruh. Mreka berdzikir mendekatkan diri dan memohon diberi kekuatan dan perlindungan kepada Allah.
4.            Pada setiap pergantian pasukan sebelum berangkat kemedan perang merka berziarah ke pusara Rosulullah SAW,makam para syuhada dan para wali Allah.
5.            Untuk memompa semangat dan memelihara semangat pasukannya Salahudin Al Ayub mambacakan riwayat hidup Rosullullah SAW dan sahabat sahabatnya.kebiasaan ini kemudian tumbuh menjadi tradisi di kalangan kaum muslimin shingga cinta kepada Allah,cinta kepada Rosulullah,cinta kepada para sahabat terpelihara sepanjang zaman.Dari sinilah Muludan,Rajaban,Marhabaan,Dibaan yang secara berkala dilaksanakan kaum muslilmin dampai dengan hari ni terus berlangsung
5 hal datas lah yang meenjadi penyebab hebatnya semangat tempur kaum muslimin

Dengan narasi seperti tersebut diatas para peneliti tu merekomendasikan untuk menggunakan cara yang sama dengan yang dilakukan oleh Salahudin Al Ayubi dalam mendorong semangat tempur pasukanya yaitu memompakan semangat keagamaan kepada prajurit.Kemudian ketika rekomendasi itu dilaksanakan maka pertama kalinya dalam pertempuran ke Sembilan tentara Kristen membawa salib yang paling mereka keramatkan,yatu salib bekas disalibnya Yesus.
                Akan tetapi langkah tersebut tidak berpengaruh banyak pada kekuatan pasukan mereka,terbukti dalam pertempuran di Antiokia mereka tidak dapat menandingi  keperkasaan tentara Islam.tentara Kristen kalah dan salib yang paling dikeramatkanpun itu hangus dibakar oleh pasukan Salahudin Al Ayubi,sejak tulah peperangan tersebut semakin popular dengan sebutan perang salib.
                Meskipun para peneliti itu mendapati kenyataan bahwa rekomendasinya tidak membuahkan hasil tetapi mereka tidak memyerah dan mereka terus lebih keras berusaha lagi. Langkah selanjutnya yang diambil oleh para peneliti orientalis adalah merekomendasikan bahwa untuk mengalahkan tentara Saladin tidak ada cara lain selain menjauhkan pasukan Saladin dari dasar dasar keyakinan beragama.rekomendasi itu diterima oleh eropa,tapi kalau langkah itu dilakukan maka selain untuk mencapai kemenangan akan menjadi sangat lama juga tidak mungkn dilakukan oleh orang Kristen.para penelti membenarkan pendapat  Frederick maka sebagai jawabannya para peneliti Merekomendasikan dua Hal yaitu :
1.       Minta bantuan orang Yahudi
2.       Mencari orang islam yang bersedia dibayar dengan apapun
Pertimbangan para peneliti itu didasarkan pada
1.       Perseteruan Islam Vs Yahudi sudah ada sejak masa awal awal Islam,mereka tahu betul bahwa masalah besar yang dihadapi umat islam sejak masa Rosululloh SAW. Adalah sikap inkonsistensi orang Yahud seperti kasus kasus pengkhianatan bani Nadzir,bani Khuraidzah dll,tamapak semacam pembuktian Firman Allah SWT pada Surat albaqoroh ayat 99
2.       Orang terkaya didunia pada saat tu adalah Rocthschilds seorang yahudi berkewarganegaraan jerman yang siap membantu segala upaya untuk mendirikan Negara yahudi
Untuk menjalankan poin yang pertama   bagi eropa bukanlah hal yang sulit  karena pada saat itu yahudi eropa sedang mencari dukungan para pemimpin eropa untuk mewujudkan cita citanya kembali ke palestina yang tidak diizinkan oleh Sultan abdul Hamid II dari Daulat Turki Ustmani.
                Kemudian eropa menjalankan rekomendasi itu selama kurang lebih seratus tahun lamanya sampai sorang kapten angkatan perang The British Army sekalgus Arkeolog berkewarganegaraan Inggris dan di support sepenuhnya oleh pemerintahan Inggris bernama Thomas Edward Lawrence di bawah komando Jendral Alienby yang berkedudukan di mesir,Dapat melaksanakan rekomendasi itu dengan gemilang sehingga ksahnya dapat diabadikan dalam film layar lebar dngan judul ”The Diary o Lawrence and the princes o Arab”.
                Menyandang predikat sebagai arkeolog Lawrence dapat pergi kemanapun ia suka yang dituju adalah tempat yang paling keramat.Yang menjadi titik pusat dimana penghadapan umat islam seluruh dunia bertemu_Baitulloh,itulah titik sentrum kekuatan spiritual islam.Sesuai dengan tugas yang diembannya yaitu menjalankan rekomendasi yang kedua yaitu mencari orang islam yang bersedia dibayar untuk mencabut akar kekuatan pasukan Salahudin Al Ayubi.
                Dan untuk kesana Lawrence menjadikan Kuwait sebagai pangkalan utama,dia menjalin perkawanan dengan keluarga besar Al Sabah melanjutkan tugas Hempher yang dipersiapkan oleh inggris menjadi kaki kakinya di timur tengah.
                Sementara itu wilayah Hijaj yamg merupakan salah satu Provinsi Daulat Turki Ustmani berada dalam pengawasan gubernur Ali Basya, atas perintah sultan Abdul Hamid II dtugaskan untuk memadamkan pemberontakan yang sudah berjalan selama tujuh tahun,dilakukan oleh sekelompok badui yang dipimpin oleh Ibnu Su’ud.
                Setelah mnguasai hijaj selama tujuh tahun,pasukan Ibnu Su’ud dikalahlan oleh pasukan Ali Basya (Gubernur mesir daulat turki ustmani),selanjutnya pasukan Ibnu Su’ud terus terdesak oleh pasukan Ali Basya dari Jedah sampa kedaerah pinggiran,sampai Ibnu Su.ud manjalani kehidupan yang terhina (dikutip dari buku Jamil Afandi  Shodaqi  az Zahawi_halaman 57).Kehidupan sebagai orang buangan terus dijalan oleh Ibnu su’ud selama bertahun tahun sampai kemudian dia meminta perlindunag kepada penguasa Kuwait binaan ngggris Al sabah.
                Kemudian Al Sabah memperkenalkan Ibnu Su.ud kepada sang arkeolog kapten Lawrence dan minta bantuannya untuk kembali menguasai Hijaj,akan tetapi Lawrence tidak serta merta menyetujui alasan Al Sabah untuk membantu Ibnu Su’ud. Selanjutnya Ibnu Su’ud menyodorkan kitab yang ditulis oleh gurunya sekaligus mertuanya yaitu Muhamad bin Abdul Wahab (Ibnu Su’ud menikah salah satu anak dari Muhamad Bin Abdul Wahab entah dari istri yang keberapa,karena Muhamad bin Abdul  Wahab menikahi lebih dari 300 perempuan),kitab tersebut berjudul Kasful Syubhatilkholiqul Ardhi Wassamawaat sebagai sebagai proposal permohonan bantuan kepada Lawrence.Kemudian setelah menelaah kitab tersebut dan berkonsultansi dengan atasannya jendral Alienby yang berkedudukan di Mesir,Lawrence menyatakan setuju untuk membantu gerakan mereka berinisial Tajdid_gerakan pembaharuan.
                Dalam proposal tajdid yang diajukan kepada Lawrence itu menurut Jamil Afandi Shodaqi az Zahawi,dalam bukunya ; Fajar Sidiq,sekurang kurangnya Abdul Wahab menyatakan tiga hal.
1.       Bahwa kaum muslimin telah kafir sejak 600 tahun yang lalu,karena itu semua umat muslimin harus mengikrarkan kembali dua kalimat syahadat dengan syarat menta’qidkan bahwa kaum muslimin telah kafir,dan harus diucapkan dihadapannya atau yang mewakilinya.
2.       Bahwa yang mempercayai adanya para wali dan kekuatan spiritual adalah perbuatan Bid’ah dan Musyrik.
3.       Untuk menghindari kemusyrikan Bid’ah dan Khurafat maka tempat tempat yang dianggap keramat harus dihancurkan.

Dari tiga gagasan yang ada dalam proposalnya ibnu Su’ud kepada Lawrence itu menjelaskan kepada kita bahwa betapa gagasan itu adalah gagasan yang gagal secara akal logika.
        Dikatakan gagal secara logika karena
1.       Andaipun Ibnu Abdul Wahab benar bahwa kaum muslimin telah kafir selama 600 tahun yang lalu,dari manakah dia mendapatkan kebenaran yang di dakwahkanya ? Kecuali dia menerima wahyu.
Dari siapakah dia mengenal Alqur’an …?
Dari Ibnu Taymiyahkah..
Dari Imam ahmad ibnu hambalkah seperti klaimnya…
Jawaban… Itu tidak mungkin karena ibnu Taymiyah hidup pada masa abad 14,Imam Ahmad hidup pada abad 8 sedangkan Ibnu abdul wahab hidup pada abad 18-19.
         Dari membaca bukunya ibnu Taymiyahkah….
atas kewenangan apakah dia mensyaratkan pngucapan dua kaliamah syahadat harus dihadapan dia atau yang mewakilinya padahal pada zaman Nabi,Sahabat,Tabiien dan tabi Tabiien tidak mensyaratkan masuk islam harus dihadapan Nabi atau orang yang mewakili nabi.

Mereka anti Madzhab tetapi pada gilirannya mereka membentuk madzhab sendiri.madzhab munqothi sanadnya terputus tidak bersambung kepada Rosulullah tapi berhenti keepada muhamad Bin abdul wahab.

Catatan..
Gurunya Muhamad bin Abdul Wahab sendiri yaitu Syaikh Muhamad Sulaiman bin Alkurdi dan Syikh Muhamad Hayat Alsindi dan ayahnya sendiri yaitu Abdul wahab juga pamannya syaikh Sulaiman sudah menolak/memutuskan jalur sanad keilmuannya dengan Muhamad Bin Abdul Wahab .
Bukti pemutusan hubungan itu adalah syekh Sulaiman bin Abdul Wahab (saudara tua pendiri madzhab Wahabi) menulis kitab yang berjudul Petir Ilahi  untuk menangkis ajaran Abdul Wahab.isi kitab itu salah satunya menolak ajaran yang diusung Mahamad Bin Abdul Wahab sejak Muhamad bin Abdul Wahab memerintahkan kepada setiap orang  yang melakukan  ibadah haji sebelum menjadi pengikutnya untuk melakukan ibadah hai yang kedua.
2.       Pengingkaran yang nyata terhadap Ayat Alqur’an yang dengan nyata
“Ingatlah sesungguhnya Wali wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati (QS Yunus 62)
3.       Yang paling berbahaya apabila logika Wahabi dijalankan terhadap pemusnahan tempat tempat yang dianggap keramat harus dihapuskan maka logika tersebut akan dilanjutkan denagan
a.       Makam para Auliya Allah yang ada keramatnya harus dihancurkan
b.      Makam para syuhada badar dan uhud harus dihancurkan karena ada keramatnya
c.       Makam Rhosulullah harus dihancurkan karena ada keramatnya
d.      Dan yang paling berbahaya tempat yang paling keramat bagi umat Islam yaitu Baitulloh harus dihancurkan
Naudzubillah…

Dengan logika yang demikaian maka gerakan tajdid yang dilakukan oleh Ibnu Abdul Wahab selanjutnya akan disbut gerakan Wahabi. Ketimbang suatu gerakan yang menuju cita cita luhur Ijjul Islam Walmuslimin,gerakan Wahabi lebih tepat disebut sebagai gerakan yang memutilasi ajaran ajaran Islam.

                Gerakan mempreteli akar dan batang yang menjadi pilar tegaknya islam,asumsi ini didasarkan pada realitas yang dikerjakan oleh gerakan Wahabi adalah
1.       Memotong keimanan kaum muslimin yang tidak mau mengikutinya dengan pisau Vonis Kafir
2.       Gerakan Wahabi memotong legitimasi Al Qur’an tentang eksistensi para Wali Allah dengan pisau Vonis Kafir
3.       Wahabi memotong dan menghapuskan tradisi yang dibangun oleh Rosulullah SAW seperti ziarah kubur,tawasul,qunut shubuh,tabor bunga diatas pusara,20 rakaat shalat tarawih dan masih banyak tradisi yang dibangun oleh Rosulullah dan para sahabat dengan pisau vonis Kafir
4.       Wahabi memotong dan menghapus ungkapan cinta kaum Muslimin kdpada Rosulullah dalam bentuk puisi shalawat(dibaan,barjanzi,peringatan muludan)dengan pisau vonis bid’ah Khurafat dan Musyrik padahal Allah saja bershalawat kepada nabi

Untuk melengkapi tindakannya,Wahabi menciptakan bid’ah terbesar yaitu
1.       Menetapkan syarat dan rukun Syahadat tanpa dalil yang mempunyai dilalah qot’I satupun
2.       Menetapkan doktrin sembarang ,orang boleh menafsisri Al Qur’an sesuai tingkat kebodohannya dengan mnafikan hasil kajian dari ulama terdahulu yang dilakukan Salafus Sholihin
3.       Menetapkan manqul versinya sendiri dimana perawi hadist yang tidak melalui manqulnya dia  itu dianggap tidak syah
4.       Melakukan pembungkaran tempat tempat bersejarah yang merupakan jejak perjuangan Rhosululloh dan para sahabat sahabatnya seperti pembongkaran Masjid Umar Bin Khatab.kopleks pemakaman Syuhada uhud dll.

Diambil dari buku karya WARI MAULANA. berjudul : Pem-Baru-an Islam
Tajdid_Ungkapan cinta sejati atau Mutilasi ajaran Islam





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar